Tampilkan postingan dengan label Teknologi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Teknologi. Tampilkan semua postingan

Minggu, 12 Maret 2023

Perbedaan jaringan WiFi 2.4 GHz vs 5 GHz

    SIPenting - Perbedaan jaringan WiFi 2.4 GHz vs 5 GHz, Jika kamu sedang ingin atau sudah membeli router WiFi, pasti membaca spesifikasi jaringan 2.4 GHz atau 5 GHz di kotak penjualan. Sebenarnya, apa sih artinya? Kalau mau sok tahu, mungkin kamu akan mengartikan bahwa modem 5 GHz memiliki kecepatan konektivitas yang lebih cepat untuk bisa digunakan. Benar tidaknya bisa kamu identifikasi dengan mengetahui perbedaan koneksi jaringan 2.4 GHz dan 5 GHz, lebih cepat mana ya?


    Pengertian Frekuensi 2.4 GHz

    Frekuensi 2.4 GHZ (2400 MHz) adalah Frekuensi atau sinyal yang sudah sejak lama kita gunakan pada umumnya. Dengan usia yang sudag sangat lama, gelombang ini adalah ‘area bebas’ dimana nyaris semua perangkat wireless memakai frekuensi ini. Contoh umumnya seperti pada perngkat remote control TV, remote control mainan, remote alarm mobil, bluetooth, dan router wi-fi salah satunya.
    Sinyal frekuensi 2.4 GHz mempunyai daya cakupan yang lebih luas dan sinyal yang lebih kuat, tetapi frekuensi ini sudah terlalu banyak penggunanya sehingga kadang menyebabkan gangguan. Apabila koneksi sinyal wi-fi anda memerlukan kedua kondisi diatas (sinyal yang kuat dan jangkauan yang jauh) misalkan berbeda ruangan (komputer/laptop di kamar tidur dengan hotspot wi-fi di ruang tamu) maka sebaiknya anda menggunakan Frekuensi 2.4 GHz.

    Pengertian Frekuensi 5 GHz

    Gelombang 5 GHz adalah teknologi yang lebih baru sebagai jawaban terhadap banyaknya pemakain frekuensi 2.4 GHz. Selain itu saat ini perangkat yang telah mendukung frekuensi ini masih belum sebanyak perangkat yang memakai Frekuensi 2.4 GHz. Tetapi frekuensi yang lebih kuat ini mempunyai kekurangan di daya cakupan yang lebih pendek.
    Bilamana sambungan wi-fi anda lebih langsung mengarah seperti tidak terhalang bangunan dinding atau lantai, atau layaknya wireless mi-fi (mobile wi-fi) yang bisa dibawa kemana mana dan selalu ada di dekat perangkat yang memerlukannya, akan lebih bagus apabila anda memakai sinyal 5 GHz.

    Tabel perbedaan jaringan WiFi 2.4 GHz vs 5 GHz

    Untuk mempermudah, ada baiknya kamu melihat perbedaannya di tabel bawah ini. Sekali baca pasti langsung paham kok!


    Nah, dari tabel di atas, kamu sudah bisa melihat perbedaan antara jaringan 2.4 GHz dan 5 GHz. Berikutnya, kami akan menjelaskan perbedaan secara rinci.

    1. Perbandingan WiFi 2.4 GHz vs 5 GHz: Jangkauan jarak frekuensi jaringan

    Salah satu perbedaan antara frekuensi 2.4 GHz dan 5 GHz terletak pada jarak jangkauannya. Jaringan yang berada di frekuensi 2.4GHz dapat mencapai jarak konektivitas yang lebih jauh daripada jaringan dengan frekuensi 5GHz. Hal ini disebabkan oleh karakteristik dasar gelombang yang menipis lebih cepat pada frekuensi yang lebih tinggi. Jadi jika kamu ingin menggunakan konektivitas jaringan untuk jangkauan jarak antar perangkat yang lebih jauh, kamu bisa memilih frekuensi 2.4 GHz daripada 5 GHz.

    2. Perbandingan WiFi  2.4 GHz vs 5.0 GHz: Kecepatan transmisi data (bandwidth)

    Apa pengaruhnya pada jaringan WiFi? Jika bandwidth jaringan kamu lebih tinggi, artinya kamu bisa mengunggah dan mengunduh data dengan lebih cepat. Tidak hanya itu, streaming video juga bisa kamu nikmati dengan lebih cepat dan tanpa hambatan.

    Penggunaan jaringan dengan frekuensi yang lebih tinggi memungkinkan transmisi data terjadi dengan lebih cepat, sehingga dalam hal ini penggunaan jaringan dengan frekuensi 5 GHz akan memberikan koneksi data yang jauh lebih cepat dibandingkan dengan frekuensi 2.4 GHz.

    Dari tabel di bagian atas juga terlihat, frekuensi 2.4 GHz hanya mendukung kecepatan data hingga 150 Mbps. Sementara itu, 5.0 GHz mendukung kecepatan data hingga 1 Gbps. 

    Satu hal yang harus kamu perhatikan, kecepatan data yang bisa dipancarkan oleh router WiFi kamu tetap tergantung ISP yang digunakan. Contoh, jika kamu menggunakan ISP dengan internet 170 Mbps, maka kamu akan tetap mendapatkan kecepatan hingga 150 Mbps di frekuensi 2.4 GHz. Apabila kamu menggunakan frekuensi 5.0 GHz, baru kamu akan mendapatkan kecepatan internet hingga 170 Mbps (ingat batasan dukungan frekuensi 5.0 GHz ada di 1 Gbps).

    Jadi, meski kamu menggunakan frekuensi 5.0 GHz, itu tidak serta-merta akan mendapatkan kecepatan 1 Gbps. Semua masih tergantung ISP.

    3. Perbandingan WiFi  2.4 GHz vs 5.0 GHz: Interferensi perangkat jaringan nirkabel

    Maksudnya apa sih? Penggunaan gadget yang menggunakan konektivitas WiFi menghasilkan interferensi gelombang yang berbeda. Kebanyakan gadget menggunakan frekuensi jaringan 2.4 GHz, seperti microwave dan telepon nirkabel. Semakin banyak gadget dengan frekuensi yang sama bisa meningkatkan gangguan pada gadget lainnya. Hal ini berpotensi atas terjadinya penurunan kecepatan jaringan nirkabel yang sedang digunakan.

    Oleh karena itu, lebih baik menggunakan jaringan dengan frekuensi 5GHz agar tidak terpengaruh dengan interferensi frekuensi 2.4 GHz. Singkatnya, jaringan 5 GHz ini lebih eksklusif dibandingkan dengan jaringan 2.4 GHz.

    4. Perbandingan WiFi  2.4 GHz vs 5.0 GHz: Kompatibilitas perangkat dengan frekuensi jaringan

    Apakah semua gadget bisa terhubung dengan frekuensi yang berbeda? Sayangnya tidak, sebagaimana dikatakan sebelumnya bahwa frekuensi 5 GHz bisa dikatakan lebih eksklusif dibandingkan dengan gadget 2.4 GHz.

    Jika kamu sedang menggunakan laptop untuk bisa terhubung dengan jaringan WiFi dengan frekuensi 5 GHz, laptop kamu bisa saja tidak support dengan frekuensi jaringan yang sama sehingga WiFi-nya tidak bisa dipakai. Namun sebaliknya, gadget dengan frekuensi 5 GHz masih bisa terhubung dengan frekuensi jaringan 2.4 GHz.

    Lantas, pilih frekuensi WiFi 2.4 GHz atau 5.0 GHz?

    Ini semua tergantung kebutuan dan juga dukungan perangkat. Saat ini, sudah banyak router WiFi yang mendukung dua frekuensi sekaligus, yakni 2.4 GHz dan 5.0 GHz. Itu artinya, router sudah bisa memancarkan internet di dua frekuensi secara bersamaan. 

    Rata-rata HP, laptop, hingga tablet yang beredar pasti mendukung WiFi dengan frekuensi 2.4 GHz. Jika gadget kamu hanya mendukung satu frekuensi itu saja, tentunya kamu harus puas internetan di frekuensi tersebut.

    Ada juga gadget yang mendukung dua frekuensi tersebut. Nah, jika itu terjadi, baru kamu memilih frekuensi mana yang bakal digunakan. Jika kamu ingin menggunakan internet via WiFi di posisi yang jauh dari router, pilih saja 2.4 GHz karena punya kekuatan sinyal yang lebih baik. Konsekuensinya, kecepatan internetnya tidak sekencang 5.0 GHz.

    Nah, apabila kamu menggunakan gadget di dekat router dan butuh kecepatan tinggi, gunakan saja frekuensi 5.0 GHz ya.

    Sekarang, sudah tahu bedanya bukan?


    Sabtu, 11 Maret 2023

    Cara mendapatkan uang dari Youtube

    Menghasilkan uang secara online khususnya dari Youtube dapat dibilang susah susah mudah, karna tidak semua orang yang mendaftar akun google adsense, mendapat persetujuan dari pihak google adsense, karna ada beberapa syarat yang harus kita penuhi sebelum kita mendaftarkan diri sebagai penayang iklan di vidio youtube kita. namun simak beberapa cara membuat channel Youtube yang dapat menghasilkan uang berikut ini.


    1. Membuat Youtube channel

    Langkah pertama untuk mendapatkan uang dari Youtube, yaitu membuat akun terlebih dahulu jika belum memilikinya. Lalu, buatlah channel kamu hanya memikirkan nama apa yang menarik bagi saluran Youtube.

    2. Monetisasi Youtube channel

    Cara monetize untuk
    sebenarnya tidak terlalu rumit caranya itu:

    • Pilih menu Account Information dan terletak di sebelah kanan atas

    • Klik Creator Studio

    • Pilih channel dan klik Status And Features

    • Pilih Enable Monetization

    • Kemudian, setujui agreement yang ada

    • Channel Youtube kamu sudah bisa menghasilkan uang

    3. Sambungkan Youtube channel ke Adsense

    Setelah mengaktifkan monetisasi pada channel, maka kamu perlu melakukan Associated And Approved AdsenseAccount Youtube yang kamu miliki. Nanti akan tersedia Youtube analytics yang dapat digunakan untuk melakukan trik penghasilan kamu.

    4. Promosikan toko online melalui video

    Cara mendapatkan uang dari Youtube berikutnya terkait dengan conversion rate. Apabila kamu bertanggung jawab untuk suatu perusahaan atau bisnis tertentu, maka kamu dapat menjadikan saluran Youtube sebagai suatu kesempatan untuk meningkatkan conversion rate kamu.

    5. Mengarahkan traffic ke link afiliasi

    Dibandingkan hanya mengandalkan blog yang ada, untuk mengarahkan orang ke affiliate link maka cobalah membuat saluran untuk kamu yang keren dan menggunakannya sebagai katalis yang dapat mengarahkan ke affiliate link tadi.

    Nah, itulah dia cara bagaimana menerima uang dari Youtube dan menghasilkan pundi-pundi rupiah. kamu juga dapat melakukan live streaming di Youtube dan menarik sponsorship agar kamu semakin terkenal dan sukses di internet, sehingga kamu akan menghasilkan uang lebih banyak.

    Selain itu, kamu juga harus memperhatikan elemen dan faktor pendukung agar karir kamu sebagai Youtuber bisa berjalan dengan lancar.

    Panduan Mengisi Informasi Pajak pada Google Adsense Bagi Youtuber

    SIPenting - DI tengah era digitalisasi yang berkembang pesat, banyak para kreator yang mendapatkan penghasilan dari Google AdSense. Namun, sekitar pertengahan 2021, Google diwajibkan untuk mengumpulkan informasi pajak dari para kreator yang bergabung dalam YouTube Partner Program (YPP).


    Apabila kreator tidak mengisi informasi pajak tersebut, total penghasilan dari Youtube akan dikenai pajak penghasilan sebesar 30%. Sebaliknya, jika mengisi, pembuat konten di Youtube hanya akan dipotong pajak atas penghasilannya dari penonton AS.

    Contoh, kita asumsikan total penghasilan Tuan A dari Youtube mencapai US$100. Apabila tidak mengirimkan informasi pajak kepada Google maka kreator akan dipotong pajak US$24 dari total US$100.

    Demi Penuhi Syarat Pinjaman IMF, Pakistan Berlakukan PPnBM 25% Apabila mengirimkan informasi pajak, Google hanya akan memungut pajak dari penghasilan yang didapat dari penonton AS. Misal, dari penghasilan US$100, sebanyak US$20 berasal dari penonton AS. Nanti, Google akan memotong pajak hanya dari penghasilan US$20 tersebut Nah, DDTCNews akan membahas cara mengisi informasi pajak pada Google Adsense khusus bagi kreator perorangan. 


    Mula-mula, silakan login akun AdSense 

    Setelah itu, pilih menu Pembayaran dan klik Setelan
    Pada laman Setelan, pilih Kelola Info Pajak. Lalu, klik tombol Tambahkan Info Pajak
    Selanjutnya, sistem akan mengajukan dua pertanyaan. 
    Pertama, Anda akan ditanyakan mengenai jenis akun dari email Anda, pilih Perorangan
    Kedua, apakah Anda termasuk warga negara atau penduduk AS, silakan pilih Tidak.

    Berikutnya, pilih formulir pajak W-8 dengan memilih W-8BEN untuk memanfaatkan perjanjian pajak. Dengan demikian, nantinya Anda dapat memanfaatkan tax treaty dengan tarif pemotongan 0% untuk penghasilan dari AdSense.
    Setelahnya, Anda dapat mengklik tombol Mulai Formulir W-8BEN. Dalam formulir ini, isi identitas pajak Anda, seperti nama individu, nama DBA (opsional), dan negara/wilayah kewarganegaraan. Anda juga akan diminta untuk mengisi data nomor identifikasi wajib pajak.

    Pada data nomor identifikasi pajak, masukkan NPWP di kolom TIN Asing dan klik Berikutnya. Anda juga akan diminta untuk mengisi alamat tempat tinggal dan alamat surat-menyurat. Setelah selesai mengisi, silakan klik Berikutnya.

    Di bagian Perjanjian Pajak, sistem akan mengajukan pertanyaan apakah Anda mengeklaim tarif pemotongan/pemungutan pajak yang lebih rendah berdasarkan perjanjian pajak. Silakan pilih Ya dan klik tanda centang bahwa Anda merupakan penduduk negara/wilayah yang mengklaim perjanjian dengan AS.

    Anda juga harus memasukkan negara/wilayah dengan memilih Indonesia. Pada tarif dan ketentuan khusus, beri tanda centang pada Layanan (seperti AdSense). Selanjutnya, Anda dapat memilih menggunakan Pasal 8 ayat (1) pada pertanyaan Pasal dan Ayat.

    Nanti, Anda akan mendapatkan tarif pemotongan pajak sebesar 0%. Berikan tanda centang pada bagian Alasan (Nama Akun Anda) memenuhi persyaratan pasal perjanjian. Berikutnya, berikan juga tanda centang pada Royalti Film dan TV (seperti partner Film dan Acara tertentu di YouTube serta partner Play).

    Pada bagian royalti film dan TV, silakan menggunakan Pasal 13 ayat (2) sehingga Anda dikenakan pemotongan pajak sebesar 10%. Kemudian, berikan tanda centang pada bagian Alasan (Nama Akun Anda) memenuhi persyaratan pasal perjanjian.

    Berikan juga tanda centang pada bagian Royalti dan Hak Cipta Lainnya (seperti Play dan Program Partner YouTube). Silakan memilih untuk menggunakan Pasal 13 ayat (2) dan mendapatkan pemotongan pajak sebesar 10%. Lalu berikan tanda centang pada bagian Alasan (Nama Akun Anda) memenuhi persyaratan pasal perjanjian. Klik Berikutnya.

    Pada bagian pratinjau dokumen, periksa kembali dokumen dan berikan tanda centang. Jika sudah, klik Berikutnya. Pada bagian Sertifikasi, masukkan nama lengkap. Pilih Ya pada pertanyaan apakah Anda orang yang tercantum di bagian tanda tangan, dan klik Berikutnya.

    Anda akan berada pada bagian aktivitas dan layanan yang dijalankan di AS dan Affidavit. Anda dapat menjawab pertanyaan yang diberikan sesuai dengan kondisi. Jika sudah, klik Berikutnya. Pada bagian pelaporan pajak, silakan pilih Pengiriman secara elektronik (direkomendasikan).

    Kemudian, baca perjanjian pengiriman secara elektronik. Jika sudah, berikan tanda centang bahwa Anda menyetujui perjanjian pengiriman tanpa kertas lalu klik tombol Kirim. Setelah itu, Google akan melakukan pengecekan dan status persetujuan dapat dilihat pada halaman utama menu Kelola Info Pajak. Selesai. Semoga bermanfaat.

    Cara install Windows 7 SP1 dan SP2 offline

    SIPenting - Ini semacam koleksi masalah yang dialami teman-teman dalam instalasi aplikasi ZeroTier yang ternyata membutuhkan .NET Framework 4.5 dan membutuhkan Windows 7 Service Pack 1.

    Jadi dalam syarat ada syarat lagi. Karena ini laptop/komputer kantor jadinya memang tidak pernah update, dan saya ragu kalau Windows Update bisa cepat prosesnya.


    Solusi paling mudah pakai offline installer untuk Service Pack Windows 7. Terus terang cari filenya bukan hal yang sulit di Google, tapi saya sengaja mencari dari sumber resminya Microsoft untuk downloadnya. Ini lebih menjamin keamanan dan keaslian aplikasinya.

    Windows 7 Service Pack 1 download

    Ambil versi yang cocok dengan Windows 7 yang anda pakai, bisa dicek dulu jenis 32 atau 64-bit dengan mudah. Tapi kalau salah unduh masalahnya cuma buang waktu dan kuota, juga gagal terpasang.

    Download Windows 7 SP1 offline installer di Microsoft:

    Windows 7 Service Pack 1 for x64-based Systems (KB976932), ini untuk Windows 7 64-bit.

    Windows 7 Service Pack 1 (KB976932), ini untuk Windows 7 32-bit.

    Kemudian langsung saja anda download dan install saja. Ini prosesnya agak lama saran pakai download manager favorit supaya otomatis dipercepat dan disambungkan kalau terputus. Nanti akhir instalasi maka komputernya akan restart untuk finalisasi update.

    Windows 7 Service Pack 2 download

    Sekalian saja menambahkan download update terakhir dari Windows 7 dan sering disebut Service Pack 2. Tapi sebenarnya secara resmi tidak ada namanya Windows 7 SP2, yang ada rapelan update dari rilis SP1 sampai tahun 2016 dinamakan convenience rollup update. Esensinya sama saja dengan service pack umumnya.

    Download Windows 7 SP2 offline installer di Microsoft:

    Update for Windows 7 for x64-based Systems (KB3125574), ini untuk sistem operasi 64-bit.

    Update for Windows 7 (KB3125574), ini untuk yang 32-bit/x86.

    Jenis filenya adalah .MSU bukan .EXE seperti sebelumnya. Mungkin anda bingung bagaimana cara pakainya. Santai, langsung dobel-klik saja akan berjalan aplikasinya tanpa perlu software tambahan.